Turnamen pra musim liga bola basket kasta tertinggi di Indonesia telah selesai digelar. Turnamen yang bertajuk IBL Gojek Pre Season Tournament 2018 diselenggarakan dari tanggal 14-21 Oktober bertempat di Sritex Arena Kota Surakarta. Memiliki lokasi yang strategis serta nilai historis di sejarah keolahragaan tanah air membuatĀ Kota Surakarta acap kali didapuk sebagai tuan rumah beberapa kejuaraan olahraga bergengsi baik dalam level regional, nasional, maupun internasional. Mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga (POR) UMS tidak ketinggalan turut menjadi saksi kemeriahan acara tersebut. Melalui skema penugasan mingguan, mahasiswa POR yang pada semester gasal mengambil mata kuliah bola basket, ditugaskan untuk melakukan observasi terhadap aplikasi teknik bola basket oleh pemain profesional di situasi pertandingan resmi dalam rangkaian turnamen pra musim IBL. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pemahaman mahasiswa tentang teknik dasar bola basket. Mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan bola basket mendapat kesempatan untuk menyaksikan secara langsung pemain terbaik Indonesia berlaga di pertandingan kompetitif. Berbekal lembar observasi yang telah disediakan oleh dosen, mahasiswa mengamati setiap gerak pemain di lapangan serta melakukan analisa korelasi sederhana tentang hasil pengamatan yang mereka dapatkan dengan pengalaman belajar mereka di perkuliahan bola basket. Melalui kegiatan observasi ini mahasiswa akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang teknik dasar bola basket.

IBL Gojek Preseason Tournament 2018 diikutiĀ oleh tim-tim basket terbaik di tanah air. Kejuaraan ini akhirnya dimenangkan oleh tim asal Jakarta yaitu Stapac Jakarta setelah menundukkan tim Pelita Jaya dengan skor 62-56 di pertandingan final yang dilangsungkan pada hari Minggu (21/10). IBL yang bekerja sama dengan Gojek selaku penyelenggara kegiatan ini memberlakukan kebijakan penjualan tiket yang patut diapresiasi. Seluruh pendapatan dari tiket mulai dari awal hingga akhir kegiatan akan didonasikan untuk membantu korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala. Olehkarena itu, mahasiswa POR yang turut ambil bagian dalam penugasan ini secara tidak langsung juga berkontribusi dalam usaha penggalangan bantuan untuk korban bencana, sehingga bukan saja manfaat akademik dari bertambahnya wawasan saja yang mereka peroleh, namun juga Insya Allah pahala dari uang tiket yang telah mereka keluarkan yang akan disalurkan untuk bantuan korban bencana alam di Palu dan sekitarnya.